Langsung ke konten utama



… untuk-Mu jiwa-jiwa kami…

… untuk-Mu darah kami…

… untuk-Mu jiwa dan darah kami…

“Ya Allah… masukkanlah kami… tercatat sebagai syuhada-Mu…”


komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP) menyaksikan perkembangan yang sangat menyedihkan atas arogansi Zionis Israel terhadap masjid al-Aqsha. Dalam beberapa hari terakhir ini Zionis Israel dengan sengaja secara terus menerus dan semakin berani melakukan penodaan terhadap Masjid Suci Al Aqsha, kiblat pertama umat Islam.

Puncak penodaan itu mereka tunjukkan beberapa hari sebelum peresmian sinagoge Al Kharaab yang terletak tidak jauh dari Masjid Al-Aqsha. Mereka menutup sejumlah sekolah Islam yang berdekatan dengan Masjid Al-Aqsa. Di samping itu mereka juga menyerbu beberapa rumah di sekitarnya dan mengusir jamaah shalat yang sedang beri’tikaf dan menutup semua pintu akses ke Masjid Al-Aqsha.

Menyikapi arogansi tentara Israel tersebut, kaum muslimin di Palestina terutama yang tinggal di wilayah yang berdekatan dengan Masjid Al-Aqsha tidak berpangku tangan. Mereka melakukan berbagai upaya untuk mencegah tindakan semena-mena tentara Israel terhadap masjid suci Al-Aqsha. Para pemuda, remaja bahkan orangtua laki-laki maupun perempuan bahu-membahu untuk menghentikan dan memprotes arogansi Zionis Israel. Meski peralawan saudara-saudara kita ini harus ditebus puluhan orang yang dijebloskan ke dalam penjara dan lebih dari 100 orang lainnya mengalami luka-luka.

Atas kelancangan dan kedzaliman Zionis Israel ini, Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP) menyatakan resolusi sebagai berikut:

1. Mengutuk dan mengecam keputusan pihak Zionis Israel yang terus-menerus melakukan penodaan terhadap Masjid Al-Aqsha.

2. Menolak makar dan usaha jahat Zionis yang berusaha meruntuhkan Masjid Al-Aqsha dan mendirikan Solomon Temple di atasnya.

3. Menolak keputusan zionis Israel yang terus mengusir warga al-Quds dan merampas tanah-tanah umat Islam.

4. Meminta Pemerintah RI, dalam hal ini Departemen Luar Negeri dan Departemen Agama, untuk segera mengirim nota keberatan kepada pihak-pihak yang berwenang untuk menghentikan ulah jahat Zionis Israel ini.

5. Mendesak Pemerintah RI untuk memainkan peran politik dan lobi internasional di tingkat dunia melalui Dewan Keamanan PBB,di tingkat regional melalui ASEAN, dan di dunia Islam melalui Organisasi Konfrensi Islam (OKI), untuk segera mengadakan sidang darurat membahas dan mengutuk kekejaman Zionis Israel ini.

6. Menyerukan kepada Umat Islam Indonesia untuk melakukan berbagai aksi protes menentang kebijakan Zionis Israel yang telah mengotori dan menginjak-injak tempat suci umat Islam berupa masjid di Palestina, dan menghimpun dana untuk memperbaiki masjid-masjid yang telah dirusak Zionis Israel itu.

Demikian resolusi kami, Allahu Akbar wa lillahilhamd

Jakarta, 17 Maret 2010

Ketua Umum KNRP

Suripto, SH

—–

sumber: www.dakwatuna.com

*picture taken from google

Tinggalkan sebuah Komentar

Ditulis dalam Nafas Ukhuwah, News
Oleh: sangprofesor | Maret 7, 2010 Episode “Sebiru Hari Ini”

“Kok ga nangis?” kata seorang akhowat bergamis hijau.

“Sudah kebal…!” jawab akhowat berkerudung hitam…

…Tak seperti beberapa waktu sebelumnya, akupun mengalami hal yang sama seperti mereka. Kali ini, tak ada air mata. Disaat sebuah lingkaran harus “bubar” untuk kemudian beranjak ke lingkaran baru yang mungkin akan berbeda. Tapi aku tak berkomentar apa-apa, hanya rasanya mungkin sama: ada sedikit gemuruh… seperti tak ingin berpisah. Namun sadar, bahwa Allah telah mempersiapkan cahaya itu, pagi….

***

Setiap menemukan perjumpaan, maka bersiaplah untuk sebuah perpisahan, begitu katanya. Tapi… ya, seperti kita pahami, dunia ini memang sementara, hanyalah senda gurau belaka. Seperti pengembara, kita bagai orang asing di dunia. Dan apapun yang kita jumpai, dalam doa, kita berharap agar semuanya membuat kita semakin cinta, semakin dekat, menghantarkan diri ini kepada-Nya.

Maka dari itu, seperti kata sahabatku, “Berjuang di dunia, berharap pertemuan di surga”. Mungkin tidak begitu tepat jika kita menyebut-nyebut kata “perpisahan” sebagai sesuatu yang selalu begitu menyedihkan… Karena memang, kehidupan selayaknya perjalanan. Ada asal, perlu perbekalan, ada terminal tempat beristirahat dan punya tujuan.

“Dalam Perjalanan kita yang panjang, yang penuh peluh dan ujian ini mestinya tidak merubah skenario perpindahan yang seharusnya kita lewati. Perpindahan dari kondisi yang buruk menjadi lebih baik. Dari kemaksiatan kepada ketaatan dalam kedamaian Islam.” Taujih seorang ustadz…

Perpisahan boleh jadi memang membuat semacam perasaan sedih… Namun demikian, La Tahzan wa La Takhaf, sebab disana masih ada rencana, kehidupan, dan hari yang lain. Yakni, tempat dimana Allah akan menghimpun semua makhluk dari yang pertama hingga yang terakhir. Semoga dipertemukan di surga-Nya. Aamiin…

Wallahua’lam bishshowab

***

Ya, tak seperti beberapa waktu sebelumnya, akupun mengalami hal yang sama seperti mereka. Kali ini, tak ada air mata. Disaat sebuah lingkaran harus “bubar” untuk kemudian beranjak ke lingkaran baru yang mungkin akan berbeda. Tapi aku tak berkomentar apa-apa, hanya rasanya mungkin sama: ada sedikit gemuruh… seperti tak ingin berpisah. Namun sadar, bahwa Allah telah mempersiapkan cahaya itu, pagi….

so, just brighten up! Sebiru hari ini….

Sebiru hari ini, birunya bagai langit terang benderang

Sebiru hati kita, bersama di sini



Seindah hari ini, indahnya bak permadani taman surga

Seindah hati kita, walau kita kan terpisah



reff:

Bukankah hati kita telah lama menyatu

Dalam tali kisah persahabatan ilahi

Pegang erat tangan kita terakhir kalinya

Hapus air mata meski kita kan terpisah

Selamat jalan teman

Tetaplah berjuang

Semoga kita bertemu kembali

Kenang masa indah kita

Sebiru hari ini



Seindah hari ini, indahnya bak permadani taman surga

Seindah hati kita, walau kita kan terpisah

intro

reff 2x

Seindah hari ini, indahnya bak permadani taman surga

Seindah hati kita, walau kita kan terpisah

(by edcoustic)

~di sebuah pagi yang selalu bertabur cahaya~

4 Komentar

Ditulis dalam filsafat hidup
Oleh: sangprofesor | Januari 1, 2010 My little note in year-end 2009…


Satu dua tetes air mataku jatuh di pipi… saat kubaca kembali lembaran biru surat-surat itu… jangan tanya kenapa, sahabat… karena entah, sulit mungkin bagiku menjelaskan semuanya…. tapi, mungkin inilah yang namanya haru… mungkin juga karena inilah saat dimana aku kembali menyadarinya… bahwa aku benar-benar mencintai kalian semua… ya, anugerah cinta yang selama ini kadang tak dapat kubahasakan lewat kata-kata….

I want to love you simply,
in words not spoken:
tinder to the flame which transforms in to ash…

I want to love you simply,
in signs not expressed:
clouds to the rain which make them evanesce…


~*Before Dawn : The Poetry of Sapardi Djoko Damono*~

Sulit pula mengungkapkannya, bahwa dalam dada ini ada juga sedikit kecemasan, kekhawatiran… ketika sadar sepenuhnya bahwa sebentar lagi aku akan meninggalkan sistem-sistem yang kita bangun bersama itu… Tapi bukankah semua sudah ada fase-fasenya?? Dan setelah aku evaluasi, kepergianku selama beberapa bulan dulu itu pastinya penuh hikmah, bukan? maka biarkan semuanya jadi kenangan terindah ya, sahabat? Toh tanpa aku di sisi kalian, insyaAllah kalian tampaknya akan terus tumbuh dan berkembang…lebih pesat bahkan!

Seorang hebat memang tidak bisa “berjalan” sendirian. Ibarat sebuah lidi, sekuat apapun, untuk menyapu jalanan penuh sampah itu, maka ia memerlukan lidi-lidi lain untuk membersihkan semuanya; menjadi sebuah sapu lidi. Begitupula disini…, kalian semua adalah lidi-lidi hebat, lidi-lidi pilihan yang luar biasa… Ya, kalian, yang dihimpunkan dalam sebuah ikatan, lalu menyatukan kekuatan, berusaha mewujudkan impian dan terus menerus memupuk harapan… harapan yang masih ada dan akan selalu ada…. Ah….aku ini menulis apa ya…? Maaf ya kalau tulisan-tulisanku seringnya tidak sistematis dan berputar-putar… aku hanya sekedar terharu… Itu saja mungkin…. Sampai aku bingung, aku mau menulis apa…?

Tapi bagaimanapun, sebagai sebentuk syukur atas segala rahmat dan kasih sayang-Nya yang tlah tercurah pada kita semua, lewat tulisan inilah aku berusaha untuk membaginya, sepenggal catatan akhir tahun, my little note in year-end 2009. sekalipun kenyataannya aku terpaksa mengutip potongan syair lagu itu…

“bila yang tertulis untukku adalah yang terbaik untuk-Mu, Kan kujadikan kau kenangan yang terindah dalan hidupku….”

Ya, “tiada sesuatu bencanapun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri, melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauhul Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah”(Q.S. Al Hadid:22)… maka untuk jatuh bangun dulu itu, untuk tiga tahun napak tilas yang mungkin belum sempat kuceritakan detail-detailnya… untuk kebangkitan sebuah lembaga akademik… insyaAllah ’kan kujadikan kenangan terindah… yang mudah-mudahan saja membawa manfaat, dan sempat kuceritakan juga kepada anak dan cucuku… semoga.

Lalu teruntuk kalian, keluarga besar Lingkar Studi Sains FMIPA UGM dan semua pihak terkait yang tak dapat kusebutkan satu persatu… hanya dalam doa, dalam cinta, semoga ke depannya LSiS selalu menjadi lebih baik dari hari ke harinya…. “teruskan perjuangan & keep ukhuwah, ya!” Dan untuk setiap peluh, darah, jiwa dan raga serta harta yang mungkin telah dikorbankan dalam jalan juang ini… ”Katakanlah, ’Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku dan matiku hanya untuk Allah, Tuhan semesta alam’”(Q.S.6:162)… semoga Allah meridhai semuanya…. jazaakumullah khairan katsira…

”Ia rukunkan antar hati mereka,

yang seandainya engkau belanjakan seluruh kekayaan bumi seluruhnya,

niscaya engkau takkan mampu merukunkan antar hari mereka,

akan tetapi Allah merukunkan antar mereka”

(Q.S. Al-Anfal:63)




kamar kost, 31 Desember 2009, pk. 19.30….

Salaamun’alaykum….


-Rismalia Dana Putri, someone who want to be better and make others better, with Love-

12 Komentar

Ditulis dalam filsafat hidup
Oleh: sangprofesor | Maret 10, 2009 sahabat….

“…Sahabat seperti bintang, walau jauh, tapi tetap bercahaya. Meskipun kadang menghilang, tapi sebenarnya dia tetap ada di tempatnya. Dia tak mungkin dimiliki, tapi tak bisa dilupakan, dia selalu di hati…Sahabat bisa marah, tapi ga bisa membenci. Sahabat bisa menangis, tapi kadang ga bisa melihatmu sedang menangis. Sahabat bisa saja diam, tapi akan bertindak cepat saat kau disakiti…Sahabat adalah dorongan ketika kau hampir berhenti, petunjuk ketika kau tersesat, membiaskan senyuman sabar ketika kau berduka, memahapmu ketika kau hampir tergelincir, dan mengalungkan butir – butir mutiara doa padamu…Rabb, jagalah sahabatku dalam agama-Mu. Kuatkan pijakan kakinya dijalan-Mu. Kuatkan jasadnya dengan rahmat-Mu. Kuatkan ruhnya dengan kecintaan padaMu. Buatlah dia tersenyum sampai kelak ke Syurga-Mu..”

Sungguh penting banget sahabat dalam hidup ini….Aku tak bisa mengelak pernyataan ini. Tanpa sahabat di sisiku, aku merasakan kekosongan dalam hatiku. Saat dia bersamaku, aku seperti punya kekuatan tambahan untuk bergerak melangkah ke depan dengan semangat dan lebih kuat tentunya. Sahabatku, dimanapun kau berada semoga hati kita selalu dipertautkan oleh-Nya. Sahabatku, maafkanlah segala kesalahanku selama ini, baik yang aku sengaja atau yang ga sengaja, atau juga baik yang terucap di depanmu atau pun yang di belakangmu. Maafkan, kalau aku terlalu cuek, kalau aku terlalu egois, dan seringkali tak bisa memahami apa yang kau rasakan…

Sahabatku, aku selalu berusaha memahami kalian terlebih dahulu. Setelah itu, aku berusaha merespon dengan gayaku yang kadang berbeda tuk tiap karakter. Tapi maafkanlah aku, jujur kata hatiku yang pernah berteriak, ”mohon juga mengertilah keadaanku yang sangat terbatas ini”, ”aku tak 100% seperti yang kau pikir”, ”aku tak bisa selalu jadi yang kau inginkan”, ”aku hanyalah seorang manusia, yang juga punya perasaan, jadi tengoklah perasaanku”….Maafkanlah semuanya itu…

Yang aku inginkan sekarang, aku ingin kalian mewujudkan permintaanku, aku minta KALIAN SEMUA TERSENYUM MEMBACA TULISANKU INI ^_^….permintaanku ini mudah khan tuk diwujudkan…

THANKS FOR ALL….SAHABAT-SAHABATKU TERSAYANG. Aku tak bisa memberikan sebuah hadiah yang luar biasa, hanya ucapan terima kasih beriring doa, agar kalian semua selalu dalam ridhoNya.Amiin…

by: diatasnamacinta

*) sebuah tulisan yang…hiks…syusah deh, masa’ merangkai kata yang kayak gini aja ga bisa…T_T

*) Jazaakumullah khoiron katsir untuk yang nulis, tulisanmu kucopas ya?(iya…. :p)

15 Komentar

Ditulis dalam home
Oleh: sangprofesor | Februari 28, 2009 andai kau tahu…





Baru saja dilantik. Proker-proker pun sudah menunggu.

Tapi, adakah kau tau kapan maut menjemputmu?





****



Adapun orang yang berniat melakukan kebaikan, namun karena suatu atau lain hal-misalnya sakit parah ataupun meninggal dunia- sehingga ia tidak bisa melaksanakannya, maka ia tetap akan mendapatkan pahala. Al-badhawi berkata, “Amal ibadah tidak akan sah kecuali jika diiringi dengan niat. Karena, niat tanpa amal diberi pahala, sementara amal tanpa niat adalah sia-sia. Perumpamaan niat bagi amal, ibarat ruh bagi jasad. Jasad tidak akan berfungsi jika tanpa ruh, dan ruh tidak akan tampak jika terpisah dari jasad.



Maraji: Al-Wafi



*) untuk seorang saudara yang telah dipanggil oleh-Nya, semoga amal ibadah beliau diterima oleh Allah subhanahuwata’ala…


4 Komentar

Ditulis dalam religion
Oleh: sangprofesor | Februari 26, 2009 just a feedback…(untuk surat seorang sahabat)
Siang ini aku buka email. Ada surat dari seorang sahabat, sharing tentang masalah temannya, tujuannya ya…nyari solusi atuuh… bukan ghibah lho!!



Then, oow…, what’s the topic? Yah.., tentang akhlak, tentang rasa yang orang-orang sebut dengan “cinta“. Juga tentang dzan. Tapi tak apalah, biar kutuliskan saja feedback-ku disini. Mudah2an bermanfaat. Aamiin.



****



Buat sahabatku…,



katakan saja pada mereka,



”Akhi…, ane lihat, antum dah siap nikah…” (Sambil senyum nih ngomongnya)



Kalo emang sudah, ya… monggooo…, ga bakal ane halang-halangin, ane dukung!!”



Terus dia nyeletuk deh tuh,



“Kok antum ngomong kayak gitu ama ane?”



Sambil nyengir antum jawabin aja,



”Itulah seorang sahabat,yang akan mendengar apa yang tidak kamu katakan, yang dapat mendengarkan lagu didalam hatimu, dan menyanyikan kembali tatkala kau lupa akan bait-baitnya…


Ah, udah deh akhi, datangi ortunya, khitbah! Nikah!! Itu solusi terbaik yang Islam berikan untuk dua orang yang falling in ”love”.



Terus, masih dalam tampang melongo, dia berkata,



“Antum kenapa sie akhi? Salah makan obat?”



Stay cool, antum bilang aja,



“Tapi…, kalo antum belum siap, maka solusinya adalah banyak-banyak berpuasa. Bukan PACARAN!! Yakin deh akhi, Allah pasti kasih yang terbaik buat kita…”



Dia diam… Antum menarik nafas panjang lalu berkata,



“My friend, seorang gentleman akan mengkhitbah, sedang seorang pecundang akan bilang, ”Bunga(nama disamarkan), maukah kamu jadi pacarku?” (Oh please…, jangan nodai kesucian fitrah…!)



Dia terkesiap, lantas menjawab perlahan,



“Antum…, antum tau ya?”



Dengan senyum bijak seorang sahabat, antum katakan padanya,



“Tadinya ane ga percaya berita itu akhi…, tapi ane khawatir, antum kan sahabat ane, maka itu ane langsung nemuin antum… Then? Tell me, berita itu ga bener kan akhi……!?“





****



Hmm…., segini aja deh. Afwan minkum, kalo ada salah kata. Kepada Allah kumohon ampun. Wallahua’alam bishshowab….

2 Komentar

Ditulis dalam filsafat hidup
Oleh: sangprofesor | Februari 23, 2009 Biar kuncupnya mekar jadi bunga

mereka bahagia, aku bahagia. aku bahagia melihat mereka bahagia.

lalu, apa hubungan judul-gambar-isi??? hehe, untuk sodara2 yang akan segera menggenapkan separuh diennya, “barokah! barokah!” Barokallah yaa… ^_^

****

Dan diantara tanda-tanda kekuasaanNya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikanNya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.” (Qs. Ar. Ruum (30) : 21).

2 Komentar

Ditulis dalam filsafat hidup
Oleh: sangprofesor | November 23, 2008 today’s contemplationtoday’s contemplation

hari ke hari, tahun ke tahun, kita ini makin tua. tapi apa kita makin dewasa? apa kita bertambah guna sebagai manusia? sudahkah kita siap mempertanggung jawabkan segalanya………



oh Tuhan…… akankah ada cinta-Mu pantas untukku?

…..

ya Rabbi, berikan hamba kekuatan untuk menjalankan amanah-amanah-Mu…

aamiin.



-my birthday @ the islamic calendar/hijri date, 25 dzulqo’dah-

10 Komentar

Ditulis dalam home
Tulisan Sebelumnya »

Komentar

Postingan populer dari blog ini

khutbah jum'at

MENJADI UMAT YANG MULIA إِنَّ الْحَمْدَ لله نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوْذُ بالله مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ الله فَلَا مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إلهَ إلا الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. يَاأَيُّهاَ الَّذِينَ ءَامَنُوا اتَّقُوا الله حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوتُنَّ إِلاَّ وَأَنتُم مُّسْلِمُونَ يَاأَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُم مِّنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالاً كَثِيرًا وَنِسَآءً وَاتَّقُوا اللهَ الَّذِي تَسَآءَلُونَ بِهِ وَاْلأَرْحَامَ إِنَّ الله كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا اتَّقُوا الله وَقُولُوا قَوْلاً سَدِيدًا . يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَن يُطِعِ اللهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا أَمَّا بَعْدُ: فَإِنَّ أَصْدَقَ الْحَدِيْثِ كِتَابُ الله وَخَيْرَ الْهَدْيِ هَدْيُ مُحَمَّدٍ صلى ...

SUMBER HUKUM ISLAM

Pengertian dari sumber hukum Islam yaitu sesuatu yang melahirkan atau menimbulkan aturan yang mempunyai kekuatan dan bersifat mengikat, dan apabila dilanggar akan mendapat sangsi. Sumber hukum Islam dijadikan dasar/ pedoman syariat Islam. Sumber hukum Islam ini berlaku untuk semua umat manusia, khususnya umat Islam dan isinya sama atau tidak dapat diubah-ubah. Hukum Islam bisa juga disebut Hukum internasional karena isinya berlaku di segala penjuru dunia, dan tidak membeda-bedakan (atau mengkhususkan) bagi suatu Negara/ kaum. Bedanya, hukum-hukum dan peraturan yang ditulis didalamnya seluruhnya merupakan wahyu Allah SWT. Sumber Hukum terdiri dari tiga macam, yaitu: * AL-Quran * Hadist * Ijtihad -=AL-QURAN=- Alquran merupakan sumber hukum islam yang pertama dan yang paling utama. Segala sesuatu telah diatur di dalamnya dan bersifat mutlak. Artinya hukum-hukum atau peraturan tersebut sudah pasti, tidak dapat dibantah karena merupakan wahyu yang datang sendiri dari Allah SWT ...

UNTUK APA KITA HIDUP

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh ^_^ “Setiap Bayi itu lahir dalam keadaan fitrah (suci).” Sepintas kalau kita tidak paham antara Al Qur’an dan hadits di atas terlihat bertentangan. Namun yang ada adalah saling menjelaskan. Dalam surat Asy Syams disebutkan bahwa : “dan demi jiwa serta penyempurnaannya (ciptaannya), maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya. sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwa itu, dan sesungguhnya merugilah orang yangmengotorinya.” MANUSIA Ada 2 potensi:: Bu’dhul Bahimi (potensi hitam) - Dimensi kebinatangan yang mendorong manusia berkawan dekat dengan syetan Bu’dhul Malakuti (potensi putih) - Dimensi kemalaikatan yang mendorong kita mendekatkan diri kepada Allah. *) Barang siapa yang berjuang menutup jalan bagi berkembangnya diemnsi kebinatangannya, maka ia pun selamat dari tipu daya syetan. *) Batu-batu penutup bagi berkembangnya dimensi kebinatangan itu adalah IKHLAS dalam segala hal. Dalam QS. Al Hijr: ...